Cara pertama adalah untuk wanita yang
mempunyai kulit putih. Jika Anda mempunyai warna kulit yang cerah dan terang,
maka pilihan utama adalah pada jilbab yang berwarna terang atau gelap. Untuk
membuat kulit Anda terlihat lebih cerah, Anda bisa memilih jilbab dengan warna
abu-abu, hitam, biru, merah dan ungu. Sebaliknya, untuk menghindari warna kult
menjadi lebih pucat, Anda harus menghindari warna-warna putih, pastel, kuning
dan beige.
Cara yang kedua adalah untuk Anda yang mempunyai warna kulit kuning
langsat. Jika Anda mempnyai warna kulit kuning langsat, sebaiknya hindari
warna-warna bernuansa emas, misalnya coklat, caramel dan oranye. Sebaliknya,
pilihlah warna merah, pink dan biru.
Cara yang ketiga adalah untuk Anda yang mempunyai
warna kulit berwarna gelap, Anda bisa memilih warna lavender, plum, pastel dan
warna-warna netral. Warna-warna netral tersebut akan membuat wajah tampak lebih
lembut dan cerah. Hindari warna-warna gelap, seperti hitam, oranye dan coklat.
Hindari pula warna erah seperti merah bata, hijau tua dan juga kuning.
Selain untuk memilih warna yang sesuai dengan kulit,
Anda juga harus menentukan warna yang sesuai dengan tiap-tiap bagian dari
jilbab:
1. Warna dasar untuk jilbab.
Pemilihan warna dasar selalu didominasi warna hitam. Karena warna ini cocok
untuk dipadu-padankan dengan warna-warna kontras. Selain itu, jilbab hitam juga
akan menetralkan baju yang mempunyai corak lebih ramai. Tetapi sebaiknya
pilihlah jilbab hitam yang mempunyai detail manik-manik sehingga akan terlihat
lebih hidup dan tidak membosankan. Untuk warna dasar, selain hitam, warna nude
atau cream juga bisa menjadi pilihan. Warna nude atau cream yang mempunyai rona
emas akan membuat warna lain lebih bercahaya.
2. Warna solid. Jilbab polos atau solid akan lebih mudah dipadu-padankan dengan busana dan aksesoris. Jilbab warna solid akan membantu Anda lebih ringkas dan bisa dengan mudah mengkreasikan jilbab itu sendiri, yaitu dengan busana dan aksesoris yang sesuai. Selain itu, mengenakan dua jilbab solid juga tengah menjadi alternative gaya yang sangat cantik.
3. Hindari memadukan dua motif
sekaligus. Jika terkadang ada tren yang “tabrak lari”, sebaiknya Anda
menghindarinya jika ingin menggunakan jilbab dan tetap terlihat anggun. Jadi,
sebaiknya Anda memadukan jilbab yang solid dengan busana bermotif, atau
sebaliknya.
4. Hindari terlalu banyak
pemakaian warna. Terlalu banyak warna di jilbab juga akan menampilkan nuansa
penuh dan berlebihan. Jika Anda ingin mengenakan warna jilbab yang mencolok,
sebaiknya netralkan dengan busana dengan gaya simple dan netral.








0 komentar:
Posting Komentar